Hermeneutika Al-Qur’an (Pendekatan Baru dalam Memahami Kehendak Tuhan)
Keywords:
Hermeneutika, Al-Qur’an, Tafsir, Kontekstualisasi, Kehendak TuhanAbstract
Tulisan ini membahas konsep hermeneutika al-Qur’an sebagai pendekatan baru dalam memahami kehendak Tuhan. Sebagai kitab suci yang diyakini relevan untuk setiap ruang dan waktu (shalih li kulli zaman wa makan), al-Qur’an senantiasa menuntut upaya penafsiran yang dinamis sesuai perkembangan pemikiran manusia. Hermeneutika, yang berasal dari tradisi filsafat Barat, menawarkan metode interpretatif yang menekankan interaksi antara teks, konteks, dan pembaca. Dalam perspektif Islam, pendekatan ini telah lama tersirat dalam praktik tafsir dan ta’wil, namun secara sistematis baru muncul pada era modern melalui gagasan pemikir seperti Hasan Hanafi, Nasr Hamid Abu Zayd, dan Asghar Ali Engineer. Tulisan ini menguraikan prinsip-prinsip dasar hermeneutika, jenis-jenisnya (teoritis, filosofis, dan kritis), serta penerapannya terhadap teks al-Qur’an, termasuk analisis terhadap penafsiran Syahrur dan Asghar Ali Engineer. Hasil kajian menunjukkan bahwa hermeneutika dapat menjadi sarana kontekstualisasi makna al-Qur’an dalam kehidupan modern, selama tidak mengabaikan prinsip-prinsip keotentikan teks dan nilai-nilai keimanan Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Husnul Amin, Candra Kirana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.